Grand Final Nyong dan Noni UNIMA 2025 Digelar, Ini Pemenangnya!

SPS FBS UNIMAGrand Final Pemilihan Ikatan Nyong dan Noni Unima 2025 resmi digelar di Auditorium Unima pada kemarin hari, Kamis (27/11/2025). Ajang tahunan yang dinantikan mahasiswa-mahasiswi Unima ini mempertemukan 24 finalis terbaik yang telah melalui berbagai tahap seleksi.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, yang mengapresiasi kehadiran para orang tua finalis, mahasiswa, serta seluruh pendukung. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan kegiatan sebelum membuka secara resmi Grand Final NNU 2025.

Acara ini dibuka dengan penampilan koreografi dari seluruh finalis. Pertunjukan dimulai oleh 12 Finalis Noni, dilanjutkan oleh 12 Finalis Nyong, lalu ditutup dengan formasi lengkap 24 finalis. Pemenang Nyong dan Noni UNIMA 2024 turut tampil dalam koreo pembuka, hal ini menambah kemegahan panggung.

Memasuki babak penyisihan, juri memilih Top 5 masing-masing dari Nyong dan Noni. Para finalis terpilih kemudian menjawab pertanyaan dari dewan juri untuk menguji wawasan, kepribadian, serta kemampuan komunikasi. Di tengah rangkaian acara, penonton juga disajikan hiburan berupa Tarian Nias.

Setelah sesi tanya jawab, juri kembali menyeleksi menjadi Top 3 Nyong dan Top 3 Noni. Mereka diberikan pertanyaan dengan tema yang sama untuk menilai konsistensi pemikiran dan karakter.

Acara semakin meriah dengan kehadiran para duta kampus dan Duta Sulawesi Utara yang turut ikut memperkenalkan diri di atas panggung.

Berlanjut kepada pemenang Nyong dan Noni Unima tahun sebelumnya, sebelum mereka menyerahkan gelar kepada NNU tahun ini, mereka turut memberikan kesan dan pesan.

Juneva, Noni Unima 2024, menyampaikan bahwa pada masa baktinya selama setahun ini penuh dengan dinamika dan pengalaman berharga.

“Banyak hal kami alami, mulai dari cekcok, perbedaan pendapat, sampai rasa sayang dan kekeluargaan. Terima kasih kepada orang tua, keluarga, sahabat, dan teman-teman yang selalu mendukung saya,” ucapnya.

Alvito, Nyong Unima 2024, juga membagikan refleksinya.

“Saat terpilih, saya bingung ke mana perjalanan ini akan membawa saya. Namun proses yang saya jalani memberi pengalaman berharga yang hanya bisa saya dapatkan di sini. Kami berproses bersama sebagai duta Unima,” tuturnya.

Menjelang tahap akhir, seluruh finalis kembali tampil dalam catwalk terakhir sebagai penampilan pamungkas. Pembacaan penganugerahan dimulai dari gelar Duta Bahasa hingga Wakil II Noni. Suasana auditorium memuncak saat pembawa acara akhirnya mengumumkan dua gelar utama.

Nyong UNIMA 2025 resmi diberikan kepada Christofel Wenas (Finalis 16) dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi.

Noni UNIMA 2025 diraih oleh Kezia Karundeng (Finalis 23) dari Fakultas Teknik.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara finalis, pemenang, panitia, dan para pendukung.



Peliput: Devid & Agnes

Editor: Marhaeny

Komentar