SPS FBS UNIMA — Kewajiban akademis di institusi perguruan tinggi yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa justru berubah menjadi arena intimidasi psikologis. Investigasi yang dilakukan oleh Student Press Society (SPS) menemukan dugaan pelanggaran etik hingga tindakan pengucilan (cyberbullying) yang dilakukan oleh seorang oknum dosen pengganti berinisial ZKT terhadap mahasiswanya yang memiliki riwayat gangguan kecemasan (anxiety). Ironisnya, dugaan pengondisian opini tersebut turut melibatkan beberapa rekan sekelas korban melalui sebuah grup percakapan digital khusus yang memanfaatkan ketimpangan relasi kuasa. Pemaksaan Melepas Masker Berujung Trauma Penderitaan korban bermula saat mengikuti mata kuliah yang diampu oleh ZKT. Sebelum ZKT mengajar, situasi akademik berlangsung kondusif. "Situasinya baik-baik saja, bahkan saya sudah mulai berusaha membuka masker saat perkuliahan," ungkap korban saat diwawancarai. Bagi korban yang mengidap anxiety dan cenderung menutup ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya