Workshop Komposisi Musik Nasional, Wadah Pengembangan Bakat Seni di Unima

SPS FBS UNIMA – Program Studi Pendidikan (Prodi) Seni Drama, Tari dan Musik (Sendratasik) FBS Unima menyelenggarakan Workshop Komposisi Musik Nasional yang digelar di Gedung Fakultas Bahasa dan Seni lantai 3 pada, Kamis-Sabtu (06-08/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 147 peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum, sebagai bagian dari program Unima Berdampak. Hal ini juga merupakan salah satu upaya dalam memperkenalkan dan mempromosikan Prodi Sendratasik kepada masyarakat luas.

Ketua panitia sekaligus Kaprodi Pendidikan Sendratasik, Dr. Meyny S. C. Kaunang, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini disusun bukan hanya sebagai kegiatan pelatihan, tetapi juga sebagai wadah pengakuan terhadap Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Para peserta memperoleh materi dari mata kuliah unggulan dan akan menerima sertifikat yang dapat dikonversi apabila mengikuti Program RPL,” tutur Dr. Kaunang.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini digagas karena adanya tenaga ahli di bidang komposisi musik, Prof. Perry Rumengan, M.Sn., satu-satunya profesor analisis seni musik di Sulawesi Utara.

“Kami berharap workshop ini dapat menjadi kegiatan berkelanjutan,” ujar Dr. Kaunang.

Tema “Workshop Komposisi Musik Nasional” diangkat untuk menjawab kebutuhan masyarakat di tengah maraknya lomba musik, paduan suara, dan vokal grup. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi musisi, guru, dan praktisi musik dalam memahami teori serta penilaian komposisi.

Salah satu peserta, Billy Mandiangan, mengaku sangat terbantu. 

“Kegiatannya bermanfaat karena pematerinya profesor analisis seni musik satu-satunya di Sulawesi Utara,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, “Bagian paling berkesan adalah sesi materi yang membahas musik dan analisis lagu secara mendalam.”

Workshop selama tiga hari ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan peserta, sekaligus menjadi wujud nyata peran Unima dalam memperkuat kreativitas dan kontribusi akademik di masyarakat.



Peliput: Bahar & Diaz

Editor: Marhaeny

Komentar