KOSTAM FBS UNIMA GELAR EVENT MINI PERDANA BAGI CALANG 2026

SPS FBS — Komunitas Semut Hitam (Kostam) Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado kembali menggelar event mini yang menjadi kegiatan perdana bagi calon anggota (calang) Kostam tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Kostam, Lantai 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, pada Jumat (28/8/2026).

Event mini tahun ini mengangkat tema “Unspoken”. Berdasarkan hasil diskusi panitia, tema tersebut dipilih untuk menggambarkan seni sebagai bentuk ekspresi yang tidak selalu membutuhkan kata-kata untuk menyampaikan pesan.

Ketua Panitia Event Mini, Tiara Oktaviana Tumembouw, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah bagi calon anggota Kostam untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas melalui seni.

Mengejutkannya persiapan kegiatan ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini dibeberkan juga oleh Okta.

“Memang terkesan terburu-buru karena panitia baru dibentuk hari Senin. Kami langsung mempersiapkan dana dan perlengkapan yang dibutuhkan. Sempat juga berdiskusi untuk menunda kegiatan, tetapi akhirnya kami bersyukur kegiatan tetap bisa terlaksana dengan baik,” jelas Okta.

Meskipun dipersiapkan dalam waktu terbatas, event mini tetap berlangsung dengan menampilkan berbagai bentuk ekspresi seni dari para calon anggota Kostam. Beragam penampilan tersebut mendapat respons positif dari pengunjung yang hadir.

“Menurut saya, semua penampilan dari calon anggota ataupun guest star keren-keren, tapi yang paling menarik perhatian saya rasa itu dari pertunjukan dance,” ujar Felicia Kapele, salah satu pengunjung.

Felicia berharap pelaksanaan event mini selanjutnya dapat dikemas lebih meriah dengan persiapan yang lebih matang. Ia juga berharap Kostam dapat terus menghadirkan kegiatan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan sekaligus melestarikan seni di lingkungan kampus.

Melalui pelaksanaan event mini ini, Kostam tidak hanya memberikan kesempatan kepada calon anggota untuk menunjukkan bakat dan kreativitas, tetapi juga memperkenalkan seni sebagai bentuk ekspresi yang dapat menyampaikan pesan tanpa harus selalu menggunakan kata-kata.


Peliput: Claudya & Zallia

Editor: Zallia

Komentar