SPS FBS — Sanggar Seni Toar Lumimuut (S.S. ToLu) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan Dasar (Dikdas) S.S. ToLu ke-XXIII pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Sekretariat S.S. ToLu.
Ketua Panitia Dikdas XXIII, Christian Jordan Besah, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Somahe Kai Kehage”. Tema tersebut memiliki makna bahwa semakin besar tantangan yang dihadapi, semakin gigih pula seseorang dalam menghadapinya dengan memohon kekuatan kepada Tuhan demi memperoleh hasil yang gemilang.
Wakil Dekan Bidang Akademik FBS Unima, Dr. Glenie Latuni, S.Pd., M.Sn., turut menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan Dikdas S.S. ToLu tahun ini. Ia berharap para peserta dapat terus berkembang sekaligus menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa lainnya di lingkungan Fakultas Bahasa dan Seni serta bisa membawa nama dan memperlihatkan budaya Indonesia ke luar negeri.
Sementara itu, salah satu calon peserta Dikdas S.S. ToLu, Maria, mengungkapkan alasan dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku tertarik dengan organisasi S.S. ToLu sekaligus ingin mengembangkan kemampuannya dalam bidang seni tari, khususnya tarian yang berasal dari Minahasa maupun daerah lainnya.
“Alasan saya masuk ToLu karena suka dan tertarik pada organisasinya dan juga ingin mengembangkan tarian yang ada di Minahasa maupun di luar Minahasa,” ungkap Maria.
Calon anggota lainnya, Angie. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan pada hari pertama. Menurutnya, S.S. ToLu tidak hanya mempelajari adat dan budaya Minahasa, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal budaya dari berbagai daerah.
Melalui pelaksanaan Dikdas XXIII ini, S.S. ToLu diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang seni, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan keberagaman budaya Indonesia.
Peliput: Stia & Diaz
Editor: Zallia

Komentar
Posting Komentar